Untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, Program Studi Arsitektur UMS dilengkapi dengan beberapa fasilitas seperti antara lain:

  1. Laboratorium Digital Arsitektur. Laboratorium ini dilengkapi dengan komputer sebagai tempat mahasiswa mengembangkan keterampilan di bidang penggambaran desain arsitektur dengan alat bantu komputer.
  2. Laboratorium Struktur. Laboratorium ini merupakan embrio tempat pembelajaran stuktur dalam konteks arsitektur. Saat ini, laboratorium ini mempunyai alat simulator gempa untuk menguji ketahanan maket (model) struktur bangunan terhadap resiko gempa.
  3. Laboratorium Fisika Bangunan. Prodi Arsitektur memiliki perhatian khusus terhadap pengembangan penelitian dan pengajaran arsitektur dan lingkungan berkelanjutan. Oleh karena itu, Prodi Arsitektur melengkapi fasilitas Laboratorium Fisika Bangunan dengan peralatan penelitian penghawaan, pencahayaan, dan akustik bangunan.
  4. Laboratorium Bentang Alam. Universitas Muhammadiyah Surakarta mengembangkan sebuah hutan taman yang diisi dengan koleksi tanaman langka seluas sekitar 6 Ha untuk menduduk pendidikan berbasis lingkungan sekaligus menjadi tempat berekreasi masyarakat umum. EduPark UMS dibangun dengan tujuan untuk memberikan kesadaran tentang pentingnya melesatrikan lingkungan. EduPark UMS ini juga sekaligus berperan sebagai Laboratorim Bentang Alam bagi Prodi Arsitektur UMS.
  5. Ruang Studio Gambar. Kegiatan pembelajaran perancangan arsitektur merupakan inti dari sebuah pendidikan arsitektur. Kegiatan pembelajaran ini biasanya berbasis studio sebagai miniatur dunia profesional. Ruang Studio Gambar disediakan sebagai wadah mahasiswa mengembangkan desain arsitektur terutama di bawah mata kuliah Studio Perancangan Arsitektur dan mata kuliah lain yang terkait.
  6. Studio Tugas Akhir. Studio ini merupakan ruang basecamp bagi mahasiswa untuk mengerjakan proyek tugas akhir mereka selama sekitar 2 bulan.
  7. Gallery Karya. Untuk memberikan referensi desain secara lebih nyata, Prodi Arsitektur UMS menggelar beberapa karya mahasiswa, baik karya 2 dimensi maupun 3 dimensi, di sepanjang koridor ruang kuliah (terutama di Gedung Laboratorium) yang berfungsi sebagai Gallery Karya Mahasiswa.
  8. Perpustakaan Arsitektur. Perpustakaan ini menyediakan beberapa koleksi buku dan majalah arsitektur, karya tugas akhir mahasiswa, laporan tugas akhir, dan sebagainya. Perpustakaan ini juga dilengkapi dengan ruang baca.